Tinkerbell Red Glitter Wings

2013-02-26






M
anusia tidak dilahirkan untuk berdiam diri dan berputus asa. Ketika segala sesuatunya menyulitkan bahkan menjadi beban yang terasa begitu berat, rasanya kita menjadi takut dan berputus asa. Dunia yang indah itu selalu penuh warna dan perbedaan, setiap hari merencanakan berbagai hal tapi banyak hal yang mengejutkan dan diluar rencana kita. Pada satu waktu kita tersenyum riang dan tertawa bahagia, namun dilain waktu kita sedih dan menangis. Disatu waktu kita begitu mantap dan percaya diri, begitu kokoh dan kuat namun dilain waktu segala kegundahan dan keraguan begitu kuat dan pekat menyelimuti hati kita, diri kita menjadi lemah dan bahkan sulit mencari pijakan.
Mencoba menguatkan hati dan menyemangati diri sendiri.
Berusaha berpijak dan melangkahkan kaki meski terasa begitu berat.
Saat kita tidak memiliki seorangpun untuk berbagi cerita, saat semua suara terasa berdengung sama. Mungkin hati kita dan pikiran kita berimajinasi mencari gambaran yang nyata. Karena terkadang takdir yang indah bukanlah apa yang ada dalam pikiran kita tapi justru dari hati kita. Karena sungguh kita sangat membutuhkannya.
Waktu terus bergulir sedangkan kita tetap diam menanti. Semuanya terasa hening, hampa, tanpa suara.
Kita bukanlah dua garis yang berbeda dan terpisah, kita adalah satu rangkaian yang terus mencoba menggali diri. Walau hanya dalam hening dan diam aliaran nafasku tetap bergulir mencari udara segar yang mampu ku hirup. Mungkin saat ini dipikiranku hanya kamu dan kamu dan harus berakhir tanpa ada kamu.
Melupakanmu adalah satu hal yang bagi ku hampir tidak mungkin,,, rasanya pasti akan sangat sulit. Sudah sering kali ku coba tapi tetap saja di imajinasiku selalu tergambar dan terbayang wajahmu. Tapi setelah dipikir lagi rasanya itu adalah hal terbodoh yang pernah aku lakukan. Memikirkan seseorang yang belum tentu pernah sekalipun memikirkanku.
 

No comments:

Post a Comment