|
|
|
M
|
anusia tidak dilahirkan untuk berdiam diri dan
berputus asa. Ketika segala sesuatunya menyulitkan bahkan menjadi beban yang
terasa begitu berat, rasanya kita menjadi takut dan berputus asa. Dunia yang
indah itu selalu penuh warna dan perbedaan, setiap hari merencanakan berbagai
hal tapi banyak hal yang mengejutkan dan diluar rencana kita. Pada satu waktu
kita tersenyum riang dan tertawa bahagia, namun dilain waktu kita sedih dan
menangis. Disatu waktu kita begitu mantap dan percaya diri, begitu kokoh dan
kuat namun dilain waktu segala kegundahan dan keraguan begitu kuat dan pekat
menyelimuti hati kita, diri kita menjadi lemah dan bahkan sulit mencari
pijakan.
Mencoba menguatkan hati dan
menyemangati diri sendiri.
Berusaha berpijak dan melangkahkan
kaki meski terasa begitu berat.
Saat kita tidak memiliki seorangpun untuk
berbagi cerita, saat semua suara terasa berdengung sama. Mungkin hati kita dan
pikiran kita berimajinasi mencari gambaran yang nyata. Karena terkadang takdir
yang indah bukanlah apa yang ada dalam pikiran kita tapi justru dari hati kita.
Karena sungguh kita sangat membutuhkannya.
Waktu terus bergulir sedangkan kita tetap diam
menanti. Semuanya terasa hening, hampa, tanpa suara.
Kita bukanlah dua garis yang berbeda dan
terpisah, kita adalah satu rangkaian yang terus mencoba menggali diri. Walau
hanya dalam hening dan diam aliaran nafasku tetap bergulir mencari udara segar
yang mampu ku hirup. Mungkin saat ini dipikiranku hanya kamu dan kamu dan harus
berakhir tanpa ada kamu.
Melupakanmu adalah satu hal yang bagi ku hampir
tidak mungkin,,, rasanya pasti akan sangat sulit. Sudah sering kali ku coba
tapi tetap saja di imajinasiku selalu tergambar dan terbayang wajahmu. Tapi
setelah dipikir lagi rasanya itu adalah hal terbodoh yang pernah aku lakukan.
Memikirkan seseorang yang belum tentu pernah sekalipun memikirkanku.
No comments:
Post a Comment